5 Alasan Kenapa Cowok Tidak Berkata Jujur


Kamu lagi jengkel karena pacar kamu sering bohong padamu? Memang kesal rasanya kalau tahu kenapa cowok tidak berkata jujur dan bicara seolah dibuat-buat untuk menutupi kebohongan yang dia lakukan. Jika menurutmu kekasih yang kamu sayang tidak jujur, maka tidak usah buru-buru marah padanya, karena hal itu akan dapat membuatnya tersinggung. Yang paling baik untuk dilakukan adalah mencari tahu apa yang sebenarnya membuatnya tidak jujur, atau bisa jadi itu hanya perasaan kamu saja yang terlalu curiga padanya.

Perlu diketahui, kadang kita terlalu egois dan memandang segalanya dari sudut pandang sendiri, tanpa mau tahu apakah orang lain itu punya masalah atau alasan sendiri dengan apa yang dia katakan. Nah solusi untuk hal itu adalah sebaiknya mulai memahami orang lain dan mengurangi sikap egois kamu. Hal itu akan membantumu untuk lebih tenang, dan tidak selalu curiga terhadap pasangan.

Tentang cowok yang menurutmu berkata dusta, mungkin ada alasan tertentu kenapa dia harus melakukan itu padamu. Coba kamu pikirkan, seandainya dia lagi punya masalah dan tak ingin kamu ikut sedih atau memikirkan apa yang sedang dihadapinya. Maka dia lebih memilih menyembunyikan masalah itu dari kamu, dan berkata tidak jujur padamu.

Jadi beberapa alasan yang membuat cowok tidak berterus terang adalah:

  1. Dia sedang menyimpan masalah pribadi
  2. Dia perlu waktu untuk menyendiri
  3. Dia terpaksa berbohong karena tidak mau kamu sakit hati
  4. Dia menanggung beban hidup yang berat sehingga terpaksa belum bisa berterus terang padamu
  5. Demi kebaikan dia melakukan apa yang menurutnya akan membuatmu terhindar dari masalah

Mungkin dia perlu waktu untuk memikirkan keadaannya, dan mencari saat yang tepat untuk menceritakan masalahnya padamu. Maka jangan terlalu memaksanya untuk berkata jujur, kadang kita harus mengerti keadaan pasangan, dan tetap yakin bahwa dia adalah tetap ciri cowok setia seperti yang kamu dambakan.

Kalau ada waktu dan suasana yang tepat, kamu dapat membicarakan masalahmu secara baik-baik. Tegur dia dengan halus, dan kalau memang kecurigaan kamu tidak beralasan, jangan sungkan untuk minta maaf padanya, agar hubungan kalian tetap berjalan harmonis.

 

Saling mengerti

Memang berat untuk menjaga suasana tetap baik ketika sedang ada masalah, kadangkala kita terlalu memaksa untuk mengetahui apa yang mungkin belum dapat dikatakan oleh si dia. Membuat keadaan menjadi tidak menentu saat kita merasa perlu memahami apa yang sebetulnya membuat kita merasa berat untuk melangkah.

Sehingga diperlukan sikap saling mengerti dan menghargai, memberikan hak untuknya berpikir dengan kebaikan, sehingga tidak menimbulkan keadaan semakin buruk. Kalau kita terlalu egois itu mungkin akan memperburuk keadaan sehingga dia malah makin menjauh darimu, ini tentu menjadi sangat tidak baik sehingga tidak dapat menyelesaikan masalah.

Oleh karena itu, ada baiknya menemukan saat yang tepat untuk saling menguatkan, memberi dukungan agar apa yang tadinya menjadi perbedaan perlahan menemukan titik temu demi kebaikan bersama dimasa yang akan datang.