Apakah Orang Koma Bisa Mendengar dan Menangis? Ternyata Ini yang dirasakan!


Mungkin banyak yang penasaran apakah orang koma bisa mendengarkan suara orang lain dan mengetahui kondisi disekitarnya? Memang tidak banyak yang tahu apa yang dirasakan orang koma, apakah pasien yang sakit parah sampai dalam kondisi koma bisa menangis? Lantas bagaimana cara membangunkan orang koma? Mungkin bermacam pertanyaan ada dalam benak kita sebagai ungkapan rasa ingin tahu yang amat sangat sehingga semua alasan tidak akan berpengaruh kecuali kita sudah mendapatkan penjelasan lengkap mengenai seperti apa ciri ciri orang akan mengalami koma dan sebagainya. Ini tentu berkaitan satu sama lain sehingga kita harus dapat menempatkan diri untuk mendapatkan apa yang di inginkan sampai kemudian timbul hal baru dalam kehidupan dan bagaimana seseorang sanggup mengetahui apa sebenarnya rahasia dibalik keadaan tersebut.

ilustrasi orang koma

ilustrasi orang koma

Tidak sedikit kita melihat dan menyaksikan pasien yang sakit parah kemudian dia memasuki kondisi koma sehingga menyebabkan rasa cemas dan khawatir terutama dari anggota keluarga karena semua itu akan membawa kita merasakan kesedihan yang amat sangat, sehingga menyebabkan berbagai keadaan termasuk bagaimana seharusnya seseorang mengatasi kondisi hati dan mental yang sedang sedih karena ada anggota keluarga yang sedang mengalami masalah serius termasuk bagaimana seharusnya menyelesaikan semua keadaan tersebut tanpa memberikan beban pada orang lain.

Banyak cerita yang mengatakan bahwa penyebab orang koma adalah karena kecelakaan dan terjadinya hal yang menyebabkan seseorang sakit parah, sehingga kehilangan kemampuan untuk tetap sadar. Namun pada dasarnya seseorang mengalami sakit hingga masuk dalam fase koma karena adanya cidera parah di kepala, misalnya akibat benturan, karena trauma di kepala.

Dalam keadaan koma, seseorang tidak dapat merespon apa yang terjadi disekitarnya, tidak dapat berpikir, bicara dan panca indera tidak berfungsi sebagaimana mestinya. Jadi dapat disimpulkan bahwa orang koma tidak dapat mendengar maupun melihat.

Namun demikian, organ-organ tubuh yang menunjang fungsi dasar kehidupan masih tetap berfungsi, sehingga orang akan tetap hidup meski dalam keadaan koma. Yaitu sistem peredaran kehidupan dan pernafasan masih berfungsi, sehingga orang akan tetap bernyawa karena masih bernafas.

Pada intinya, dalam keadaan koma maka otak tidak berfungsi sebagai mana mestinya. Tidak dapat merespon sensor dari organ tubuh, ini dapat terjadi karena banyak hal, misalnya karena sakit stroke, trauma, keadaan dehidrasi parah, kejang, kurangnya oksigen, dsb.

Orang yang dalam keadaan koma dapat sadar kembali, apabila segera mendapatkan penanganan yang cepat dari tim medis. Ini harus segera dilakukan untuk menyelamatkan nyawa pasien, untuk mengembalikan fungsi organ otak sebagaimana mestinya dan semakin cepat ditangani maka semakin baik. Bila kondisi koma berkepanjangan sampai beberapa minggu, maka dikhawatirkan akan mengalami koma yang tidak dapat tersadar kembali karena masuk dalam kategori koma vegetatif (kondisi dimana seseorang yang koma tidak mungkin sadar kembali karena rusaknya organ otak dan telah lama mengalami kondisi koma, misalnya sampai menahun).

Kadang-kadang ada kasus orang yang habis di operasi lalu kemudian malah menjadi koma, hal ini dapat disebabkan oleh berbagai kondisi. Yang pada akhirnya akan mempengaruhi kesadaran seseorang sehingga otak tidak berfungsi secara normal. Orang yang pernah mengalami koma dan berhasil sembuh dan sehat kembali tentu sebuah hal yang sangat luar biasa sehingga menjadi pengalaman besar bagi orang tersebut. Ini bukan hal kecil sehingga memelihara kesehatan amat penting dan mengatasi keluhan secepat mungkin untuk mencegah hal tidak di inginkan apalagi sampai sakit parah dan mengalami koma.