Arti Jumlah Bunyi Kentongan Siskamling Lengkap

Ketika kita memikirkan apa saja arti jumlah bunyi kentongan yang dipukul berturut-turut dalam hitungan tertentu kadang memberikan perasaan khawatir dalam hati karena hal tersebut dapat saja merupakan isyarat buruk. Makna tanda pukulan kentongan yang dibunyikan secara berterusan sampai bunyi tersebut terasa sangat panjang akan membawa kita pada ingatan dimana orang yang sedang melakukan ronda malam kadang memukul kentongan secara periodik untuk menandakan situasi aman terkendali. Dalam hal ini ketika mendengar tanda bunyi kentongan yang dipukul 2x berturut-turut adalah tanda bahaya memang tidak ada yang perlu dikhawatirkan karena selalu ada pemberitahuan lanjutan apabila kita mendapati adanya keadaan tertentu dalam hidup yang dianggap kurang meyakinkan sehingga membuat masyarakat khawatir akan terjadi sesuatu dalam kehidupan kita dan orang yang kita sayangi. Kecemasan ini akan berlanjut sebelum mendapatkan kepastian sehingga sangat penting untuk selalu siap dengan segala kemungkinan dan menampung informasi yang ada karena keadaan gawat kadang datang begitu saja misalnya ada bencana alam atau kondisi lingkungan yang kurang aman karena adanya gangguan tertentu.

bunyi kentongan

Setiap kejadian buruk atau peristiwa tertentu seringkali diumumkan kepada warga sekitar dengan jalan menabuh kentongan secara berulang untuk memberitahukan kepada orang ramai bahwa hal genting telah terjadi. Ini menandakan adanya keadaan yang harus disikapi terkait keadaan tersebut karena semakin banyak orang yang mempunyai kepentingan akan hal baru dalam lingkungan maka lebih baik mencari tahu lebih jauh sehingga apa yang dilakukan tidak lepas dari keadaan baru dalam lingkungan sehingga kita selalu siap dengan keadaan tertentu dalam hidup apalagi kalau kita aktif dalam bermasyarakat tentu akan selalu memerlukan informasi terbaru untuk mengetahui keadaan terkini dari apa yang membuat hati merasa cemas.


Misalnya mendengar bunyi kentongan yang dipukul terus menerus dengan nada satu kali namun berulang-ulang, ini menandakan adanya berita duka atau orang yang baru saja meninggal dunia. Hal seperti ini selalu dilakukan dikampung dengan tradisi masih kental dengan cara tradisional sebagai pemberitahuan adanya berita duka. Lain halnya dengan adanya teknologi yang semakin berkembang, suara kentongan bisa saja diganti dengan siaran dari masjid menggunakan pengeras suara sehingga apa yang hendak disampaikan terasa lebih cepat dan mudah dipahami oleh semua orang.

Berikut beberapa tanda suara kentongan yang dapat kita kenali:

1. Kentongan dipukul berulang-ulang dengan pola 1, 1, 1.. (satu kali berulang ulang) atau dalam bahasa jawa disebut titir, menandakan adanya orang yang meninggal dunia atau berita lelayu

2. Kentongan dipukul 2, 2, 2.. (dau kali berulang-ulang) ada maling atau sedang menangkap pencuri

3. Kentongan dipukul 3, 3, 3… (tiga kali berulang-ulang) adalah isyarat telah terjadi kebakaran

4. Kentongan dipukul 4, 4, 4… (empat kali berulang-ulang) adalah isyarat adanya bahaya banjir

5. Kentongan dipukul 5, 5, 5… (lima kali berulang) adalah tanda adanya kemalingan harta bend atau ternak

6. Kentongan dipukul 6, 6, 6… (enam kali berulang) adalah tanda situasi aman terkendali

Dari penjelasan diatas tentu kita dapat mengambil sikap tertentu tentang apa yang harus dilakukan apabila mendengar adanya pengumuman lewat suara kentong atau bunyi kentongan. Hal ini akan memudahkan bagi kita dalam menyikapi setiap situasi sehingga dapat mengambil tindakan yang tepat sebagai langkah antisipasi guna menghadapi keadaan tertentu dalam hidup. Ini akan membuat kita lebih siap dengan segala hal karena orang akan memikirkan apa yang harus dilakukan ketika sudah mengetahui adanya keadaan tersebut dengan demikian tidak ada lagi keraguan akan keadaan tertentu dalam lingkungan karena sudah mendapatkan kepastian melalui tanda atau adanya berita dari mulut ke mulut yang dapat kita tanyakan kepada tetangga terdekat.