Fungsi Saklar dan Cara Kerja

Membahas tentang fungsi saklar rasanya memang tidak ada hal menarik untuk diketahui selain dari cara kerja saklar digital maupun analog yang memang sangat penting untuk kita tahu. Ada banyak jenis saklar dalam kehidupan sehari-hari, sama halnya dengan kegunaan dari saklar tersebut beraneka ragam yang harus kita kaji lebih jauh. Dalam perkembangannya, saklar memiliki bermacam fungsi yang digunakan dalam berbagai perangkat elektronika dan kelistrikan.

Pengertian secara umum: Sakelar adalah komponen penyambung dan pemutus arus listrik dalam rangkaian tertutup. Pemasangan saklar ini berada diantara sumber arus dan beban listrik sehingga aliran tegangan listrik harus melewati saklar tersebut sebelum sampai pada beban. Ketika saklar dalam posisi terbuka maka arus tidak dapat melewatinya, dalam hal ini dapat dikatakan bahwa saklar telah memutus arus listrik sehingga rangkaian tersebut dapat kondisi terbuka.

Sebaliknya, ketika saklar dalam posisi ON atau tertutup, arus akan mengalir melewatinya dan sampai ke beban sehingga dalam hal ini dapat dikatakan bahwa saklar dapat menyambungkan arus dan memutusnya. Tentu saja fungsi ini adalah untuk mengontrol beban dalam rangkaian tersebut sesuai keinginan kita.


Sebagai contoh, kita dapat melihat fungsi saklar pada lampu senter dengan tegangan DC 9 volt. Ketika saklar dalam kondisi ON, maka bola lampu akan menyala. Sebaliknya ketika saklar terbuka atau dalam posisi OFF, tidak ada arus yang mengalir dari baterai menuju bola lampu, dalam hal ini tegangan akan terhenti pada satu sisi dari saklar tersebut dan tidak dapat melewatinya sampai saklar dihidupkan kembali.

Dalam penerapannya, ada berbagai macam saklar yang dapat ditemukan mulai dari penggunaan dalam dunia elektronika, listrik, sampai pada pabrik dan kendaraan bermotor. Mereka memakai cara kerja saklar tersebut untuk dikembangkan menjadi bermacam teknologi yang dapat kita nikmati fungsinya. Dalam hal ini fungsi dari saklar akan lebih luas dan dapat dilihat dari adanya teknologi terbaru yang ada dalam perangkat tersebut.

Misalnya dalam perangkat digital, terdapat beragam dasar cara kerja saklar untuk mengoperasikan perangkat tersebut, tentu saja dengan menggunakan teknologi digital yang serba canggih dan lebih modern. Sehingga sekilas memang tidak dapat diketahui bahwa sebenarnya cara kerjanya adalah sama dengan dasar-dasar saklar seperti yang kita pelajari sekarang.

Demikian sekilas pengertian dan penjelasan mengenai sakelar yang semoga dapat memberikan penjelasan kepada pembaca semua. Sehingga kita dapat mengenal lebih jauh komponen yang satu ini karena memang sangat penting dan akan selalu kita temukan dalam kehidupan sehari-hari. Tidak ada yang tidak melibatkan cara kerja saklar dalam hal ini, karena pada dasarnya memang teknologi tersebut memiliki kesamaan dengan saklar analog yang sering kita temukan.