Komponen Rem Tromol dan Cakram Serta Bagian-Bagiannya

perbedaan rem cakram dan tromol

Mengenal apa saja komponen rem tromol barangkali adalah suatu hal baru yang penting untuk dibahas, karena bagian-bagian rem tromol maupun cakram akan memberikan banyak pengetahuan baru mengingat sekarang ini peran kendaraan bermotor sangat penting dalam menunjang keperluan hidup sehari-hari. Bukan hanya membahas komponen saja, akan lebih baik kalau fungsi rem tromol itu sendiri kita tahu dengan baik, karena cara kerja rem cakram atau yang masih model tromol merupakan hal penting yang patut kita ketahui. Perbedaan rem cakram dan tromol sendiri memang cukup kentara ketika dilihat secara fisik, mengingat komponen dari keduanya memang tidak sama.

Sebagai pengendara, peran rem adalah sangat penting karena merupakan bagian utama dalam suatu sepeda motor atau mobil sehingga kendaraan tersebut dapat bekerja dengan sempurna. Ketika hanya ada tuas gas saja tanpa dilengkapi dengan rem maka akan sangat tidak mungkin bagi seseorang untuk menjalankan kendaraan tersebut karena bahaya yang ada didepan mata jelas begitu besar.

Kebanyakan orang mengira bahwa fungsi rem merupakan alat untuk memperlambat laju kendaraan saja tanpa tahu seperti apa dalaman dari rem tersebut, yang sebenarnya sangat banyak dan kompleks kalau dijabarkan satu-persatu. Mengingat keterbatasan yang ada, disini hanya akan kita ulas secara ringkas seperti apa bagian penting dari rem itu sendiri karena kalau di uraikan tentu akan sangat panjang.


Setiap bagian rem memiliki keterkaitan dengan komponen lainnya, ketika salah satu dari bagian tersebut rusak atau hilang maka dapat dipastikan rem tidak akan berfungsi dengan baik bahkan gagal untuk menjalankan fungsinya. Maka dari itu meneliti setiap bagian kendaraan anda sangat penting demi keamanan dalam berkendara, salah satunya mengecek apakah rem masih dapat bekerja dengan baik atau tidak.

Secara garis besar, bagian penting rem ada beberapa macam yaitu:

  1. Drum : bagian silinder yang melekat pada roda,di kompensasikan pada brake shoe yang ditekan untuk menghentikan laju kendaraan
  2. Brake lining : bagian yang di gesekan dengan sisi luar brake shoe yang menghasilkan daya pengereman
  3. Return spring : bagian dari mekanisme rem yang mengembalikan posisi brake shoe ke posisi awal
  4. Piston : bagian silinder yang mentransmisikan tekanan untuk menerima tekanan dari brake shoe
  5. Wheel cylinder : jenis rol yang menerapkan tekanan pada roda ketika rem di aktifkan
  6. Brake shoe : bagian dimana brake lining sudah di pasang
  7. Brake pads : bagian yang diaktifkan oleh piston
  8. Brake line : tempat mengalirkannya cairan rem ke piston
  9. Splash shield : pelindung yang mencegah masuknya kotoran ke dalam alat pengereman

Pada sepeda motor sekarang ini, kebanyakan sudah menggunakan sistem pengereman dengan cakram atau disk brake, yang memiliki fungsi lebih baik dari jenis rem tromol pada umumnya. Namun, peran dari masing-masing jenis rem tersebut memang tetap masih diperlukan mengingat penerapan dan kecocokan penggunaan yang berbeda dari keduanya. Bagi anda yang mengerti tentang otomotif, tentu lebih memahami setiap bagian dari rem tersebut, semoga tulisan ini dapat menambah wawasan kita tentang komponen penting dari kendaraan bermotor.


No Responses